Merindu Dalam Diam



“goodbyes hurt when the story is not finished and the book has been closed.”-nn.

Layaknya dua insan yang masih sangat mencinta namun dengan alasan tertentu harus menyudahi hubungan yang sangat indah itu. Atau mungkin tidak. Atau mungkin layaknya seseorang yang masih sangat menyayangi pasangannya, namun semuanya harus berakhir dan di putuskan dari satu pihak saja.

Kira-kira apa yang akan selanjutnya dirasakan setelah semuanya berakhir?

Sakit hati. Saat kamu mencintai seseorang, awalnya berjalan lancar, tapi tiba-tiba semuanya harus berakhir pastilah kamu akan sakit hati. Kecewa. Saat kamu mengharapkan lebih dari orang yang kamu cintai karena kamu yakin kalo kamu akan bisa memberikan hal yang sama bahkan lebih ke dia tapi kenyataannya tidak sesuai sama yang kamu harapkan pastilah kamu kecewa.

Masih ada keinginan buat mencari penggantinya?

Saat kamu sudah terlalu sering di kecewakan oleh perasaan yang sangat manis yang disebut CINTA itu apa kamu tidak kapok? Mungkin untuk beberapa waktu kedepan tidak ada niat untuk mencari penggantinya. Yaaa, karena rasa sakit yang terlalu dalam, karena mau membenahi diri, karena mau fokus mengurus hal-hal yang lebih penting, karena sudah terlalu lelah disakiti, karena memang belum waktunya, atau karena belum mampu untuk melepaskan kepergiannya sepenuhnya, entahlah. But thank you for they’re who was there when I needed someone.

Jadi setelah berapa lama kepergiannya apa yang kamu rasakan sekarang?

Mungkin ada bulir-bulir rindu yang biasanya singgah di hati. Tapi apa itu wajar? Ya, salah satu teman pernah bilang kalo rindu adalah salah satu tahap dari move on, tapi kenapa rasanya perasaan ini yang paling lama hilangnya? Memangnya dia yang kamu rindukan balik merindukanmu juga? Jangan bodoh! Jangan terlalu lama larut dalam perasaan itu. Mungkin sekarang dia sedang senang-senang entah dimana, dan entah dengan siapa, sementara kamu hanya terus bertarung dengan perasaanmu sendiri. Tapi apa daya, saat semua rindu terasa sia-sia tapi dia terus memaksa masuk kedalam relung hatimu, yang bisa di lakukan hanyalah merindu dalam diam.

Setelah semua perasaan itu, sekarang apa yang akan kamu lakukan?

Setelah semua sakit hati, kecewa, rindu, dan semua rasa yang entah bagaimana caranya digambarkan lewat kata-kata, hal yang paling baik untuk dilakukan adalah terus berjalan kedepan, karena dunia ini gak akan berhenti berputar hanya untuk menunggumu mau kembali berjalan. Lakukan hal-hal yang bisa membuatmu semangat lagi untuk kembali menata hidupmu. Dan yang terakhir adalah berdoa. Berdoa untuk dia yang meninggalkanmu, doakan untuk kebaikannya, kehidupannya, kebahagiaannya, masa depannya dengan atau tanpamu. Dengan begitu kamu akan kembali kuat untuk berdiri di atas kakimu sendiri, walaupun terkadang bulir-bulir rindu itu datang kembali kekehidupanmu dan mengingatkanmu kembali padanya, sah sah saja kok untuk merindu dalam diam saat dia sudah tidak menjadi milikmu.


Paling tidak tulisan ini jujur…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 (Best Friend Forever)

Patah Hati Terhebat

A Sucker for LOVE (JANGAN DIBACA)